Banner Media
Banner Media

Bulog Lampung Serta Pemkab Lampung Timur Teken MoU Dukung Pembangunan RMU

banner 468x60

Bandar Lampung Biba News. – Perum BULOG Kantor Wilayah Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberian Dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Guna Menunjang Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Lampung Timur. Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Lampung Timur sebagai implementasi Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pascapanen

Pembangunan RMU di Kabupaten Lampung Timur merupakan bagian dari program penguatan infrastruktur pascapanen Perum BULOG di Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di dua lokasi. Kabupaten Lampung Timur dipilih sebagai salah satu lokasi karena merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Provinsi Lampung dengan potensi pengembangan yang tinggi. Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan 120 ton gabah dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2027

Example 300x600

Kehadiran RMU diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan hasil panen petani, mempercepat penyerapan gabah, menjaga mutu beras, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam mendukung ketahanan pangan nasional

Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nurmayah, S.Sos.I., M.E., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas komitmen Perum BULOG yang memilih Kabupaten Lampung Timur sebagai salah satu lokasi pembangunan RMU

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perum BULOG, khususnya Kantor Wilayah Lampung, atas komitmennya membangun Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Lampung Timur. Kehadiran fasilitas ini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah hasil panen petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur siap memberikan dukungan penuh agar pembangunan RMU dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di Lampung Timur,” ujar Bupati Lampung Timur

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Lampung Rindo Safutra mengatakan, nota kesepahaman ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pembangunan infrastruktur pascapanen yang modern dan terintegrasi di Provinsi Lampung

“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mendukung pembangunan Rice Milling Unit di Kabupaten Lampung Timur. Kerja sama ini merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 sekaligus wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Perum BULOG dalam memperkuat ekosistem pangan nasional. Dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar pembangunan infrastruktur pascapanen dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Rindo

Menurutnya, Kabupaten Lampung Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional sehingga pembangunan RMU akan memberikan dampak yang signifikan terhadap penguatan sektor pangan di Provinsi Lampung

“Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Lampung dengan potensi produksi padi yang sangat besar. Melalui pembangunan RMU berkapasitas 120 ton gabah ini, kami berharap proses pengolahan hasil panen menjadi lebih modern dan efisien, penyerapan gabah petani semakin optimal, kualitas beras semakin terjaga, serta Cadangan Beras Pemerintah semakin kuat. Kehadiran RMU juga akan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen. Kami berharap pembangunan fasilitas ini dapat berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh petani, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan,” tambahnya

Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi bentuk komitmen bersama antara Perum BULOG dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pascapanen yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan terbangun sistem pengelolaan hasil panen yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tukasnya (*)

banner 325x300
banner 120x600