Banner Media
Banner Media

Respons Cepat Arahan Mendagri, TPID Pemkab  Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi demi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Warga

banner 468x60
Lampung Selatan Biba News. –  Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperkuat berbagai langkah strategis pengendalian inflasi sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan

Example 300x600

Komitmen tersebut ditegaskan usai TPID Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara virtual melalui zoom meeting dari Ruang Kepala Bagian Perekonomian, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin 13/7/26

Rapat yang dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian itu diikuti pemerintah daerah se-Indonesia sebagai forum evaluasi perkembangan inflasi nasional sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok

Dalam arahannya, Tito Karnavian menyampaikan bahwa tingkat inflasi nasional saat ini berada pada angka 3,34 persen. Menurutnya, kondisi tersebut masih berada pada kategori aman, namun menunjukkan tren peningkatan selama tiga bulan terakhir sehingga perlu diantisipasi secara bersama-sama

“Angka inflasi nasional berada di angka 3,34 persen. Angka yang masih aman, tetapi kita melihat tren tiga bulan terakhir mengalami peningkatan. Kita perlu banyak berusaha agar tidak sampai menyentuh angka 3,5 persen,” ujar Tito Mendagri

Ia menjelaskan, peningkatan inflasi dipengaruhi oleh beberapa kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman, dan tembakau, sektor transportasi akibat kenaikan harga minyak, serta kelompok perawatan pribadi, khususnya emas yang mengalami fluktuasi harga

“Inflasi bulanan juga meningkat dari 0,28 persen pada Mei menjadi 0,44 persen pada Juni 2026. Kenaikan tersebut didominasi sektor transportasi sebesar 2,29 persen, disusul kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,20 persen,” kata Tito Mendagri

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui koordinasi lintas perangkat daerah, pemantauan perkembangan harga bahan pokok secara berkala, serta pelaksanaan berbagai program yang bertujuan menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan yakni Gerakan Serentak Penetrasi Pasar Murah di Pasar Inpres Kalianda. Melalui kegiatan itu, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti Minyakita, gula pasir, dan beras SPHP, guna membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran

Pemkab Lampung Selatan berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan demikian, laju inflasi daerah tetap terkendali, daya beli masyarakat terjaga, serta pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus berlangsung secara sehat dan berkelanjutan  tandasnya (*)

banner 325x300
banner 120x600